Gubernur Khofifah Minta Warga Ikut Jaga Jembatan Kregenan yang Baru

umum

  • 09:13:59
  • Desa Tamansari

Gubernur Khofifah Minta Warga Ikut Jaga Jembatan Kregenan yang Baru

Gubernur Khofifah Minta Warga Ikut Jaga Jembatan Kregenan yang Baru

Rabu, 4 January 2023

KRAKSAAN,– Masyarakat Desa Kregenan di Kecamatan Kraksaan dan Desa Pajarakan Kulon di Kecamatan Pajarakan, begitu antusias. Gubernur Khofifah Indar Parawansa akhirnya meresmikan jembatan bailey yang jadi penghubung dua desa, Selasa (3/1). Jembatannya lebih kuat dan aman.

Jembatan bailey dengan panjang 36 meter dan lebar 4,2 meter tersebut, dibangun usai jembatan gantung yang lama putus pada 9 September 2022 lalu. Putusnya Jembatan diakibatkan lantaran kondisi Jembatan gantung termakan usia. Dia waktu bersamaan, ratusan siswa SMPN 1 Pajarakan juga melintasi jembatan. Akibatnya puluhan siswa terjatuh dari atas jembatan dan mengalami luka-luka. Bahkan, 15 Orang harus dirawat di rumah sakit.

Jembatan ini dibangun menggunakan alokasi anggaran APBD Provinsi Jawa Timur sebesar Rp3.540.000.000. Lama pengerjaannya 78 hari, dimulai 11 Oktober hingga 27 Desember, tahun lalu.

Dalam peresmian, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersyukur karena pembangunan jembatan sudah selesai. “Tanggal 9 September 2022 lalu saat magrib, saya sampai sini dan masyarakat memang merekomendasikan bisa segera dibangun. Maka tim dari Bina Marga besoknya langsung turun melakukan pengukuran dan seterusnya. Ini dibangun dari anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) karena memang saat proses pembangunannya akibat bencana,” katanya saat sambutan.

Khofifah menegaskan, jembatan Kregenan ini merupakan jembatan yang sangat penting ke arah pendidikan dan ekonomi agar lebih baik. “Keberadaan jembatan ini untuk bisa membangun koneksitas dari suatu komunitas dengan komunitas yang lain. Cuma ini beda kecamatan dari Kraksaan ke Pajarakan. Mudah-mudahan jembatan ini manfaat dan barokah,” ujarnya

Orang nomor satu di Jatim itu juga meminta, agar masyarakat dapat ikut andil dalam proses menjaga keberadaan Jembatan. Sebab, jembatan yang dibangun memang untuk masyarakat. “Agar manfaat jembatan dapat dirasa cukup panjang,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan respons cepat Gubernur Jatim beserta jajarannya yang membangun kembali jembatan bailey sebagai pengganti jembatan gantung. “Pembangunan ulang jembatan Kregenan ini mendesak untuk segera dilakukan sebagai upaya pemulihan konektivitas warga sekitar jembatan terutama siswa/siswi yang sekolahnya berada di seberang sungai,” ujarnya.

Kata Wabup Timbul, Pemkab Probolinggo telah melakukan berbagai upaya sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembangunan jembatan. Mulai sosialisasi hingga koordinasi dengan masyarakat sekitar tentang keamanan jembatan.

“Kami juga memberi pengertian kepada masyarakat bahwa jembatan ini merupakan aset bersama untuk kepentingan bersama. Jadi, harus sama-sama merawatnya dengan baik. Semoga jembatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, pemeliharaan jembatan baru ini, Timbul bilang, akan dilakukan oleh pihaknya. Disinggung perihal rencana normalisasi yang akan direncanakan Gubernur di sungai yang ada di Kabupaten Probolinggo, Timbul mengatakan pihaknya memang sudah melakukan komunikasi dengan Pemprov Jatim.

“Kami sudah berkoordinasi dan rencananya ibu Gubernur akan ada normalisasi pada sejumlah sungai. Seperti di Kraksaan (Pekalen), dan Dringu,” jelasnya. (mu/fun)